Pembelajaran Jarak Jauh

 Semenjak pandemi tentu saja pembelajaran jarak jauh menjadi metode belajar yang paling efektif untuk sekarang. Pembelajaran jarak jauh atau juga biasa disebut daring biasanya kita jalani seperti pembelajaran tatap muka pada umumnya hanya saja tempat pelaksanaannya berbeda. Jika biasanya kita berkumpul di sekolah atau kampus dan bertemu dengan teman teman dan guru atau dosen, disini kita berada dirumah masing masing namun bergabung dalam zoom. Pengalaman saya sendiri daring lumayan menyenangkan, hanya saja agak kesulitan memahami materi tertentu. Saya sendiri sedikit pemalu dan kesulitan berteman, kelas baru dan teman teman baru saya sendiri masih belum bisa bergaul dengan baik. Selama pandemi tentu saja kita juga belajar hal hal baru. Sebagai contoh, belum banyak orang yang tau tentang cara menggunakan google classroom dan zoom dan selama pandemi jadi lebih pandai menggunakan teknologi teknologi semacam itu. Disamping sisi negatif pandemi, pandemi juga memberikan impact yang bagus terhadap beberapa pihak. Dalam pembelajaran juga mendapat dampak positif, bagi beberapa siswa pembelajaran jarak jauh seperti ini cenderung lebih mudah ketimbang pembelajaran tatap muka. Mau itu dari segi sosialisasi ataupun dari segi pemahaman materi, namun tentu saja hal itu tidak berlaku pada semua siswa. Beberapa siswa pun banyak yang justri nilainya menurun akibat tidak paham dengan materi yang diberikan, ataupun kesusahan mencari teman. Banyaknya tugas yang diberikan juga terkadang menjadi beban tersendiri bagi siswa atau siswi. Dikarnakan kami belajar dirumah dan tidak kemana mana hal hal tersebut dapat menjadi tekanan yang dapat menyebabkan stress kepada siswa siswi. Disamping itu semua pembelajaran jarak jauh seperti ini juga memberikan sedikit lebih waktu luang kepada siswa, contohnya ketika tidak ada meet sama sekali maka siswa bebas melakukan apa saja waktu tersebut dapat digunakan untuk mengerjakan tugas yang menumpuk ataupun beristirahat. Namun bagaimana nasib anak anak yang tidak memiliki fasilitas memadai untuk pembelajaran jarak jauh? Anak anak yang tidak memiliki laptop atau handphone tentu tidak dapat merasakan dampak positif dari pandemi ini. Lalu bagaimana solusinya? Mau tidak mau anak anak yang tidak memiliki fasilitas memadai harus datang kesekolah dan belajar seperti biasa. Protokol kesehatan juga sudah pasti diterapkan disana, menggunakan masker sudah lolos swab tes dan menjaga jarak adalah salah satu syarat penting agar dapat belajar dengan aman dan tenang. Kabarnya sekolah akan dibuka lagi dalam beberapa bulan, dengan syarat negatif covid dan menerapkan protokol kesehatan ketat dan physical distancing ( menjaga jarak ). Bagi orangtua, seperti kita ketahui di curhatan sosial media banyak orang tua mengeluh dengan sistem pembelajaran daring saat ini, di mana para orang tua mengeluh tidak bisa mengajari anak nya sehingga terciptanya konflik antara orang tua dan anak dalam proses belajar. Hal ini tidak dapat dihindari namun dapat dicarikan solusi, orang tua sendiri harus lebih sabar dalam membimbing anaknya selama pandemi.

Comments